Ticker

6/recent/ticker-posts

3 Kali Kebocoran Pipa Gas PGN dan Mengeluarkan Api Mengkhawatirkan Masyarakat Tanjung Palas

DUMAI - Akhir-akhir ini masyarakat Kelurahan Tanjung Palas mengaku resah dengan adanya insiden tiga kali saluran pipa gas PGN yang baru selesai dikerjakan ditanamkan ketanah mengalami kebocoran.

Akibat dari kebocoran pipa tersebut menyemburkan api di tiga RT di Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai.

Kejadian pertama yaitu di RT.01 Jalan Bangun Sari GG.Nenas kebocoran gas sehingga menyemburkan api setinggi 1,5 meter keatas. Kemudian kebocoran di RT.06 Jalan Makmur GG.Dahlia, lalu dihari Sabtu kemaren terjadi di RT.07 Jalan Makmur sebelah Bareh Solok.

Persoalan ini belum diketahui apa penyebabnya pipa gas PGN tersebut mengalami kebocoran, namun kejadian ini sangat menakutkan bagi masyarakat Kelurahan Tanjung Palas RT 01, 06 dan 07.

Terkait hal ini, Ketua LPMK Kelurahan Tanjung Palas Rifai kepada awak media SuaraTrust.com mengatakan, pekerjaan pipa gas PGN ini di subkon oleh PT.Naurel.

"Diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan yang di harapkan, prediksi saya banyak pipa saluran yang hanya ditanam beberapa centi saja," cetus Rifai. 

Menurut Rifai sebagai Ketua LPMK Kelurahan Tanjung Palas, bahwa dirinya mewakili masyarakat sangat kesal atas insiden ini. 

"Kita tidak pernah diberi tau oleh pihak yang terkait, bahwa pemasangan saluran gas sudah berjalan di aliri ke rumah-rumah masyarakat. Dan pemasangan gas tersebut tidak ada pemberitahuan kepada Lurah, LPMK dan RT-RT sekelurahan Tanjung Palas,” ungkapnya.

Rifai juga menegaskan, ironisnya lagi adalah, hingga saat ini masih terlihat banyak lubang galian pipa belum tertimbun.

"Kita minta kepada Pemerintah kota Dumai untuk segera di tindak lanjuti kepada pihak PGN," beber Ketua LPMK ini. 

Lanjut Rifai, dengan insiden ini, pihak PGN memutuskan yang trouble untuk di sambung dan klem kembali. Tentunya akan banyak sambungan saluran pipa yang dapat menimbulkan insiden yang sama." tandas Rifai. 

Salah satu masyarakat Tanjung Palas yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, bahwa pipa gas yang bocor kemaren itu menyemburkan api, yang mana api tersebut sangat menakuti kami, sebab rumah kami kayu dan sangat dekat dengan pipa gas PGN tersebut. 

”Kami minta kepada pihak PGN untuk benar-benar mengecek pipa gas yang sudah ditanam, kami takut nanti setahun dua tahun terjadi kembali kebocoran. Dan kami minta pihak PGN menindak pihak yang sudah subkon kan PGN agar pekerjaannya sesuai dengan standarnya.” ujar salah satu masyarakat Tanjung Palas

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum memdapat keterangan resmi dari pihak PGN.