Ticker

6/recent/ticker-posts

Opsnal TPTM Amankan Pelaku Penganiayaan


 

ROHIL- Opsnal Polsek TPTM amankan pelaku penganjayaan di Kec. Tanah Putih Tanjung Melawan Kab. Rohil, pelaku merupakan seorang buruh bangunan, Kamis 07 Januari 2021.


Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan Ipda All Hidayat SH di dampingi Kabag Humas Polres Rohil Akp Juliandi SH mengatakan, Kronologis kejadian penganiayaan tersebut pada hari Kamis tanggal 07 Januari 2021 sekira Pukul 16.30 Wib," Jelas Akp Juliandi SH. 


PElapor bertemu dengan Irham yang merupakan anak dari kepala tukang bangunan Irwandi dimana Irwandi adalah kepala tukang bangunan yang memperkerjakan banyak tukang dan pelapor adalah salah satu tukang bangunan tersebut dan diantara tukang tersebut ada yang dijinkan tinggal dirumah Irwandi," Ucapnya.


Dan salah satunya adalah Kodri, kemudian Irham memberitahu kepada Pelapor “ Si Ekot Dilecehkannya kakak dirumah pas kosong tidak ada oran, di peluknya dan dipaksanya ciuman kakak Galuh," Papar Akp Juliandi SH. 


Kemudian mendengar hal tersebut Pelapor tidak terima, karena Galuh Nurhaflely merupakan anak dari kepala tukang bangunan Irwandi yang sudah memberikan pekerjaan kepada tukang dan juga memberikan tempat tinggal kepada tukang pekerja bangunan tersebut dan Pelapor bersama Irham mendatangi Kodri yang pada saat itu sedang bekerja bertukang membuat bangunan rumah," Ungkapnya. 


Dan kemudian sesampainya ditempat tersebut Pelapor langsung memanggil Kodri Alias Ekot dan berkata,“ Ekot turun kau dulu tahu kau salahmu enggak!” Kodri tidak menjawab hanya diam saja dan kemudian Pelapor berkata lagi, ”Turun kau Ekot !” dan kemudian Kodri turun dari tangga dan kemudian Pelapor bermaksud membawa Kodri ke rumah Irwandi untuk dimintai kejelasan," Imbuhnya.


Atas perbuatannya tersebut, dan pada saat itu pelapor mau menangkap pelaku Kodri langsung memukul pelapor dengan 1 unit Roskam besi dan atau alat penghalus dinding tembok yang terbuat dari besi dan mengenai tangan Pelapor sebelah kiri dan mengakibatkan luka sobek dan mengeluarkan darah," Terangnya. 


Pelaku Kodri langsung melarikan diri dan Pelapor langsung dibawa kerumah sakit untuk dilakukan perawatan karena tangan Pelapor yang dipukul dengan roskam besi tersebut cukup parah dan banyak mengeluarkan darah," Kata Juliandi. 


Dan setelah itu warga mencari keberadaan Kodri, karena perbuatannya yang sudah melecehkan anak kepala tukang yang bernama Galuh Nurhaflely tersebut, dan kemudian Kodiri datang untuk menyerahkan diri kepada Irwandi, karena sudah ramai warga yang mencari Kodiri," Ujarnya. 


Setelah menyerahkan diri, Ekot mengakui perbuatannya yang sudah melecehkan anak Irwandi tersebut, dan ternyata Sdr Sofyan yang dipukul dengan alat bangunan roskam besi tersebut, tidak terima atas kejadiann penganiayaan yang terjadi terhadap Pelapor," Paparnya. 


Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib untuk proses lebih lanjut dan kemudian Kodri Alias Ekot diamankan oleh pihak kepolisian karena melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap Sofian Als Pian selaku pelapor," Terangnya.


Pelaku dapat dijerat Pasal 351 KUHP yang disebutkan, Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Dan jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama 5 Tahun," Tegas Akp Juliandi. 



Sumber: Kasi Hms Polres Rohil. 

Editor: Toni Octora.