Ticker

6/recent/ticker-posts

PSTI Batam Siapakan Pelantikan Pengurus Periode 2021-2025


 

BATAM- Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Batam, Jefridin Hamid, memimpin rapat pertama PSTI Batam. Rapat tersebut sebagai langkah awal persiapan kepengurusan periode 2021-2025.


Jefridin menegaskan, di bawah kepemimpinannya, ia tak ingin PSTI Batam hadir biasa-biasa saja. Untuk itu, perlu perencanaan yang matang agar semua program yang digelar mampu memberi dampak positif bagi Kota Batam.


Sebuah kegiatan yang bagus punya perencanaan bagus. Kita tidak mau PSTI ini hanya sekadar bertanding dan bermain. Kita ingin ada salah satu event sifatnya besar yang mampu mendatangkan uang bagi Kota Batam," ujar Jefridin, Sabtu (23/1/2021).


Bahkan, kata pria yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Batam tersebut, perlu ada turnamen takraw terbuka nasional maupun internasional. Dengan adanya event besar tersebut maka orang dengan sendirinya datang ke Batam dan mampu mendatangkan uang bagi daerah.


Tujuannya biar orang datang ke Batam. Yang perlu kita siapkan, hadiahnya yang besar," kata dia.


Selain program kerja, ia menegaskan perlu ada regenerasi bagi pesepak takraw Batam maupun pelatih, hingga wasit. Sehingga, pengurusan periode 2021-2025 ini menyiapkan event yang sifatnya prestasi bagi pelajar di Batam. 


"Bidang pelatihan, perwasitan perlu menyiapkan program regenerasi demi kejayaan PSTI Batam," katanya.


Untuk itu, Jefridin meminta semua pengurus setelah dilantik nantinya banar-benar siap dan bertekad memajukan PSTI Batam. Ia mengaku, keberhasilan PSTI Batam berkat kegigihan bersama memajukan dunia olahraga khususnya sepak takraw.


"Keberhasilan ini karena kita semua, masing bidang harus sudah punya perencanaan matang. Jadikan PSTI ini ladang beribadah, bukan ladang untuk mencari uang," kata Jefridin.


Untuk diketahui, Jefridin memimpin PSTI Batam periode 2021-2025. Hal itu ditetapkan setelah musyawarah kota (Muskot) PSTI ke-5 di Hotel PIH Batam, Minggu (20/12/2020) lalu.



Reporter: Dedi.

Editor: Toni Octora.