Ticker

6/recent/ticker-posts

Tumpukan Sampah Didepan Kantor Dinsos Dumai, merusak Pemandangan


DUMAI - Kantor Dinas Sosial adalah salah satu kantor pelayanan publik, tentunya areal sekitar perkantoran ini hendaknya tidak ada yang merusak pemandangan. 

Namun pantauan awak media, bahwa terlihat ada tumpukan sampah yang berserakan terlihat lebih kurang sepanjang 30 meter tepatnya didepan kantor Dinas Sosial Dumai. 

Ironisnya lagi, tumpukan sampah ini berlokasi dipinggir jalan yang dikenal dengan sebutan Jalan Janur Kuning Kelurahan Jaya Mukti. Yang mana masyarakat yang melintas dapat dipastikan mencium aroma bau busuk dari tumpukan sampah tersebut. 

Dari pantauan awak media, terlihat ada satu bak Tong sampah besi yang sudah penuh berisikan sampah, akibat bak tersebut sudah penuh, maka sampahpun membludak disekitarnya.

Terkait hal ini, Safril warga Jaya Mukti yang kebetulan melintasi jalan ini saat diminta tanggapannya menyebutkan, jelas saja sampah tersebut tak elok dipandang mata.

Parahnya lagi kata Safril, sampah tersebut selain didepan kantor Dinas Sosial, tumpukan sampah tersebut juga posisinya dipinggir jalan yang selalu dilintasi masyarakat.

”Sampah dijalan Janur Kuning ini kerap kali berserak dan bertumpuk, tidak tau apa penyebabnya tidak diangkat oleh Dinas Lingkungan Hidup Dumai atau memang sudah tidak terkendali lagi,” ucap Safril.

Safril juga berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup Dumai agar segera membersihkan sampah yang berserakan tersebut, sebab sudah tidak etis lagi sampah-sampah tersebut tepatnya didepan kantor Dinas Sosial.

Terkait hal ini, awak media mengkonfirmasi kepada Kabid Dinas Lingkungan Hidup, Kabid DLH mengatakan, bahwa hari Selasa minggu lalu sudah melakukan goro pembersihan sampah dilokasi tersebut. 

"Tetapi memang volume sampahnya dilokasi tersebut banyak, maka selalu ada terus sampahnya. Kita melakukan pengangkutan dalam sehari, dua hingga tiga kali mengangkut bak yang berisikan sampah dilokasi tersebut," ucap Kabid DLH Dumai. 

"Sekarang solusi jangka pendek kami lakukan adalah pembersihan seminggu sekali, kalau tambah bak containernya satu lagi kami tak sanggup. Saat ini kami punya 11 bak container amroll dengan 3 mobil amroll truck, armada kami terbatas sekali." tandasnya. 



(STC)