Anies Baswedan Ajak Masyarakat Riau Berjuang Bersama Wujudkan Indonesia yang Adil dan Makmur



Mantan Calon Presiden RI,  Tokoh nasional sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menghadiri Dialog Kebangsaan Vox Populi yang digelar bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat di Gedung Lembaga Adat Melayu Kota Pekanbaru.

Dalam kesempatan itu, Anies berbicara tentang pentingnya memperkuat nilai kebangsaan dan peran publik dalam mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Dalam paparannya, Anies mengingatkan kembali empat janji utama Republik Indonesia yang menjadi dasar berdirinya bangsa. Ia menegaskan bahwa semangat kebangsaan harus terus dijaga agar arah pembangunan tetap berpijak pada cita-cita para pendiri bangsa.

“Janji Republik ini empat: memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan terlibat dalam persoalan dunia. Itulah janji-janji kemerdekaan kita,” ujar Anies di hadapan peserta.

Menurut Anies, penegakan hukum merupakan pembeda utama antara negara maju dan negara yang tertinggal. Ia menilai supremasi hukum menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang berkeadilan.

“Yang membedakan masyarakat maju dan terbelakang adalah sejauh mana hukum menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa. Ini pekerjaan besar kita di Indonesia,” tegasnya.

Selain hukum, Anies juga menyoroti masalah ketimpangan pendidikan yang masih terjadi. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas agar Indonesia tidak tertinggal dari negara lain.

“Kita punya pekerjaan besar di bidang pendidikan. Banyak anak tidak bisa melanjutkan ke jenjang kuliah. Ini harus disetarakan lewat reformasi serius,” jelasnya.

Kepada para anggota Ormas Gerakan Rakyat, Anies mengajak untuk ikut memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah. Ia meminta agar masyarakat aktif mengawasi ketersediaan fasilitas belajar di setiap jenjang.

“Bapak-Ibu, bantu pastikan setiap daerah punya jumlah bangku pendidikan yang memadai hingga tingkat SMA dan SMK,” pesannya.

Tak hanya menyoroti pendidikan, Anies juga menekankan pentingnya membangun ekonomi yang berkeadilan. Menurutnya, Indonesia memerlukan sistem ekonomi yang tidak hanya bebas, tetapi juga mampu memberikan kesempatan yang setara bagi semua kalangan.

“Kita butuh ekonomi yang adil. Bukan sekadar ekonomi bebas, tapi yang memberi kesempatan sama untuk mengakses modal dan pasar,” ujarnya.

Anies menegaskan, seluruh tantangan besar bangsa tidak bisa diselesaikan hanya dengan wacana. Diperlukan perjuangan nyata dan kerja bersama untuk membawa perubahan yang berarti.

“Semua pekerjaan besar itu tak akan selesai hanya dengan harapan, tapi dengan perjuangan bersama,” katanya.

Lebih jauh, Anies mengajak seluruh peserta untuk terus berjuang mewujudkan perubahan menuju Indonesia yang adil dan makmur.

“Tunjukkan bahwa kita berikhtiar menjadikan Indonesia negeri yang adil dan makmur,” pungkasnya.


(Riau, Politik Nasional = Satria Yonela Putra)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال